Isu Harga BBM Akhirnya Naik Kembali

Isu Harga BBM Akhirnya Naik Kembali ini berawal dari Presiden Joko Widodo pada Beberapa saat sebelum jabatannya disahkan telah menggemborkan wacana tersebut. Subsidi Bahan bakar minyak akan dialihkan kepada pembangunan infrastruktur negara, yang mana dengan tindakan ini, beliau mempercaya bisa sedikit membantu rakyat kecil, sebab kebanyakan pemakai bbm bersubsidi ialah golongan menengah keatas. Sehingga pemangasan penggunaan harus dilakukan pemerintah untuk membantu dalam membangun waduk serta pengairan yang dinilai pak presiden masih kurang layak ini.
 
Menurut analisa beberapa pakar ekonomi terkemuka di Indonesia termasuk blog katokpe sendiri, Kenaikan BBM yang di inisiatifkan oleh pemerintah ini tidak akan terlalu memberikan dampak yang signifikan, Sebab diperkirakan jikalau nanti harga tersebut naik, pemakaian BBM Cuma akan berkurang sebesar 300.000 kilo liter (Kl). Sementara itu Pihak Pertamina sendiri yang sebagai pemasok BBM bersubsidi menyatakan kalau besaran pemakaian pada tahun 2014 sebenanrnya adalah 1.9 juta lebih banyak dari pada Anggaran Pendapatan belanja Perubahan 2014. Hal ini tentu tidak akan memberikan efek apapun jika harga masih dinaikkan.
 

Efek dari BBM yang di naikkan

Jumlah pengembangan konsumtif yang dilakukan penduduk indonesia dalam berkendara meliputi 1.1 juta kilo liter solar, 600 ribu untuk bensin premium dan minyak tanah sebanyak 23 ribu kilo liter. Informasi yang didapatkan dari Direktur pemasaran niaga dan pertamina yang bernama hanung budya terlihat valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Hanung dalam kesempatannya juga mengatakan jika harga bbm yang bersubsidi akan dinaikkan pada Nopember 2014 ini, pemakaian dan pengurangan bahan bakar hanya sedikit sekali jauh dari target, sisa kelebihan masih akan mencapai 1.6 juta kilo liter.
Isu Harga BBM Akhirnya Naik Kembali
BBM Pasti Naik
 
Kelebihan tersebut bukan berdasarkan tanpa alasan, pasalnya pada 2 minggu terakhir saja, peningkatan konsumsi bbm bersubsidi sudah beranjak naik secara pelan tapi pasti. Menurut data dari direktur pemasaran dan niaga pertamina itu, kenaikan pemakaian bbm mencapai 81 ribu Kl setiap harinya bahkan juga sempat hampir 90 ribu Kl. Dengan begitu, walau akhirnya harga bbm di naikkan, dampak positifnya tidak akan terlalu terlihat, malah harga kebutuhan pokok yang akan semakin menyiksa rakyat kecil. Anak seorang menteri Perikanan yakni Nadine Kaiser juga mengkritisi masalah ini, dia mengungkapkan sebenarnya Tujuan kenaikan BBM sebenarnya untuk rakyat tetapi ini malah akan menjadi boomerang bagi rakyat kecil sendiri yang tidak dapat membeli sembako dan sebagainya.
 
Selain itu, dengan beredarnya Isu Harga BBM Akhirnya Naik Kembali akan mendorong masyarakat sebagai pengguna bahan bakar subsidi untuk membeli lebih banyak lagi BBM dengan cara nanti menandon dirumah sebagai persediaan kalau bbm memang benar adanya dinaikkan pemerintah.

Entri Terbaru

Statistik

Jangan Lupa di Like Ya Sobat

×

Google+ Badge